![]() |
| TAKEN FROM : GOOGLE PICTURE |
LAKUKAN 5 HAL SEDERHANA INI, DAN AYAH KALIAN AKAN SEMAKIN BANGGA DAN BAHAGIA MEMILIKI ANAK SEPERTI KALIAN
Haiii... Lumayan lama ya ndak ketemu, semoga kalian tetep sehat dan bahagia selalu ya Guys. Semoga selalu mendapatkan yang terbaik untuk setiap usaha kalian. Semoga itu juga dalam hal cinta. #duhjleb
Tapi please ya cinta itu bukan hanya soal hubunganmu dengan sidia, tetapi lebih dari itu semua cinta juga tentang hubunganmu dengan kedua orangtuamu, saudaramu, guru dan semuanya. Cinta tak pernah ada batasan kepada siapa ia berlabuh, karena cinta itu universal men. #ciieh
Guys, ndak tapa. kali ini saya ingin sedikit cerita tentang perjalanan hidup My Dad.
"Tentang jalan Merantau yang dipilih my dad. Yap, tentu saja, ayah saya adalah seorag perantauan. Dimulai dengan keputusannya untuk meninggalkan pulau jawa ditahun 1963 lalu memutuskan untuk berlabuh disebuah pulau yang kita kenal dengan Sumatra.
Merantau dan berjuang sebatang kara tentu bukan awal yang mudah bagi seorang yang baru berusia 15 tahun . Tetapi My dad tetap tegar dengan jalan yang dipilihnya. My dad tetap sabar walau hanya menjadi buruh untuk juragan-juragan besar di Lampung.
Tetap sabar walaupun seringkali bayaran yang didapatkan tak sebanding dengan kerja keras yang telah dilakukan. Perjuangan itu tidak hanya sebentar, tetapi sangat panjang. Setelah lima tahun menjadi buruh, akhirnya My dad memberanikan diri untuk membuka lahan dihutan dengan bekal uang hasil buruh yang ditabung selama lima tahun itu.
Perjuangan yang panjang, hingga akhirnya My dad berhasil menata hidupnya disumatra, menemukan bidadari cantiknya disana, dan akhirnya melahirkan Me, and my four Brother. My dad benar-benar memulai semuanya dari nol, hingga bisa menjadi seperti saat ini. sosok ayah yang sangat membanggakan bagi kami para anaknya"
Guys, kenapa saya menceritakan tentang perjalanan hidup ayah saya?
karena jujur saya prihatin dengan kenyataan yang ada didepan mata hari ini. Terlalu banyak ayah-ayah super yang akhirnya dilupakan oleh anaknya sendiri. Terlalu banyak Ayah-ayah yang sangat baik akhirnya justru tidak diakui. Banyak banget ayah-ayah yang akhirnya hanya dijadikan musuh oleh anaknya sendiri.
Semoga anda-anda tidak termasuk ya Guys.. Yang jelas postingan ini lahir karena keprihatinan dan cinta saya pada ayah-ayah di Indonesia ini.
Tetapi tenang karena saya percaya bahwa kalian semua adalah anak-anak yang baik dan berbakti, Guys.
Dan sebagai wujud apresiasi saya terhadap anda yang sudah mau mampir dan membaca, cuhatan saya ini. Saya akan membagikan 5 cara ampuh membuat Ayah kalian semakin bahagia dan bangga terhadap anda. tanpa lama langsung saja.
1. PELAJARI SEJARAH HIDUPNYA
Dari banyak study kasus yang saya lakukan penyebabnya adalah karena sang ayah memiliki banyak persoalan yang ia simppan sendiri dan menghabiskan waktunya untuk memikirkan bagaimana cara menyelesaikannya.
Nah, karena alasan itulah, satu hal yang harus dilakukan seorang anak adalah menguatkan sang ayah dengan mengajaknya bicara. dan satu-satunya cara membuat ayah kita merasa menjadi orang yang lebih kuat, adalah dengan kita memintanya untuk menceritakan perjalanan hidupnya sewaktu lebih muda.
Itulah yang saya lakukan ketika ayah saya sedang sendiri dan berdiam diri didepan teras, saya akan datangi ayah lalu mendekat dan katakan.
"Pak, dulu pertama kali ke Lampung tahun berapa?"
beliau akan langsung bercerita, cerita yang heroik itu secara sendiri akan mensugesti ayah saya bahwa sebenarnya dia adalah lelaki yang sangat kuat, tegar dan sabar. Perjuangan yang panjang yang telah membawanya sampai pada titik ini.
Setelah bercerita ayah pasti akan mengakhiri dengan satu kata bijak, dan satu yang selalu saya ingat adalah. "Life is hard, and you should be stronger than life"
Berjuanglah untuk cita-citamu je, harus lebih baik dari Bapak.
Seorang ayah akan merasa dicintai dan dihargai ooleh seorang anak, bukan dengan update statuse dan pm, tetapi dengan kita mendalami bagaimana kisah kehidupannya sebagai seorang ayah.
2. Memberikan Remote
Ada satu ruang yang selalu saya rindukan dirumah, dan itu adalah ruang Keluarga. Ruang yang membuat saya, ibu, ayah dan kakak2 saya merasa saling memiliki dan saling membutuhkan. Tempat kami mengobrol berdiskusi dan menghilangkan lelah bersama.
Tapi sayang terkadang, ruang tv justru menjadi tempat pembunuhan bagi ayah-ayah kita. Kita yang memaksa ayah-ayah kita untuk menonton tayangan televisi yang tidak beliau sukai. Bahkan terkadang ibu kita juga ikut memaksa beliau untuk menonton sinetron dan tanpa ampun menyiksanya setiap saat kebersamaan.
Pernahkah kita bertanya. "Siapa orang yang paling lelah dikeluarga ini?"
Ayah kan?
Thats right. Sebenarnya saat itu yang membutuhkan hiburan sebenarnya adalah ayah kita. bukan kita atau ibu kita, karena yakin kalian dan ibu kalian biasa menonton tv diwaktu-waktu yang lain.
Maka kebiasaan kami dikeluarga adalah memberikan remote pada ayah. Ayah yang akan memilih chane apa beliau ingin menonton, terkadang sepakbola, terkadang berita, dan terkadang sitkom. kami hanya menikmati kebersamaan dengan kehadirannya, ibu memilih menemani dan bercanda bersama kami, dan terkadang setengah waktu ibu akan mennawarkan, "mau makan nasi goreng?"
Kebersamaan kami di ruang televisi adalah pemahaman kami tentang siapa yang lebih pantas diprioritaskan dan siapa yang harus memprioritaskan. coba hal ini dan pasti ayahmu akan terkejut dengan kesadaran kalian.
3. MEMIJIT
Tubuhnya selalu remuk dan ototnya tegang tak karuan, itu pasti. Dan sudah bisa ditebak yang ayah butuhkan saat itu adalah perhatian dari anak-anaknya, maka kkami akan bergantian menawarkan diri untuk memijatnya.
sederhana, tapi ayah selalu suka. Dan saat kami memijitnya biasanya ayah akan bercerita tentang keadaan ladang seperti apa, juga bertanya bagaimana sekolah dan cita-cita kami. Ayah akan selalu optimis bisa menyekolahkan kami sampai jenjang tertinggi sekalipun. dan kami sering kali terharu dan berakhir dengan memeluknya.
Guys, setiap ayah memiliki dunia mereka sendiri sebagia seorang ayah. bisa jadi ayah anda tak butuh pijitan, tetapi percayalah ayah anda membutuhkan sesuatu perhatian yang lain dari kalian, so mulailah belajar menyelidiki sebenarnya apa yang ayah kalian butuhkan.
4. Prestasi Akademik
Bagaimanapun seorang ayah selalu memiliki mimpi sederhana yang harus kalian pahami. Ayah kita selalu ingin anaknya jauh lebih baik dari dirinya. Dalam hal apapun itu, maka mulailah membuat orang tua, ayah kalian bangga dengan pencapaian kalian. boleh menjadi juara kelas, boleh menjadi juara lomba dan juga boleh menjadi juara dan prestasi-prestasi lainnya. good luck
5. Mengenalkannya pada Teman-teman.
I love my dad, whatever they said about my dad. I proud of my dad all the time, all the side and everything in himself.
Tak peduli seperti apa orang menilai ayah saya, saya selalu bangga dengannya. Saya bangga dengan pekerjaan ayah saya, saya bangga dengan namanya, saya bangga dengan penampilannya, dan tentu saja saya bangga dengan nya disetiap sudut.
Kebanggaan itu saya bawa kemanapun, saya akan mengenalkan ayah saya kepada setiap teman-teman saya. bercerita tentang my dad dan menggambarkannya dengan pasti. Saya ingin membalas kebanggan ayah yang telah membuatnya tanpa malu menceritakan tentang saya kepada teman-temannya, saya ingin melakukan hal yang sama.
Saya tak mungkin malu dengan keadaan ayah saya, kepada siapapun. Saya ingin menghargai dan menunjukkan kebanggan saya terhadap my dad kepada siapapun.
Guys... Ayah kita akan selalu menjadi ayah yang sederhana dan menyayangi kita, apapun yang telah kita lakukan padanya. so, berhentilah menutup-nutupi diri dari background keluarga dan orang tua kalian. Banggalah kepada orang tua kalian bagaimanapun keadaan orang tua kalian. karena kebanggaan orang tua lahir karena penghargaan yang tinggi dari anak-anaknya.
terimakasih telah berkunjung dan mendengarkan curahan hati saya////
jangan lupa berbagi dan berdiskusi disini ya..
see you guys.. byeeeeeee

No comments:
Post a Comment