Wednesday, 20 January 2016

HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SAAT MENJALANI LDR


“I don't cry because we've been separated by distance, and for a matter of years. Why? Because for as long as we share the same sky and breathe the same air, we're still together.”Donna Lynn Hope

Taken from : http://cdn-2.tstatic.net/



Long Distance Relationship. Sedikit berat rasanya untuk menuliskan tentang LDR, karena saya sangat tahu kalau tulisan ini akan dibaca oleh orang-orang yang tengah sakau dalam kerinduan yang teramat dalam. Jikapun bukan dari golongan itu, pasti orang ini adalah golongan orang yang sedang menguatkan tekat dalam persiapan menuju kesana. oups maaf!? hehe

"eiittss. Hampir saja lupa!!?"
Apa kabar guys. Semoga selalu dalam keadaan yang terbaik dan selalu dalam ketenangan yang damai dalam jiwa. Amin.

Okelah, mari kita mulai saja. lets going on!
Bagaimanapun keadaan kita saat ini, adalah sebuah keharusan bagi kita untuk mensyukurinya. Karena bagaimanapun keadaan kita hari ini, itu bukanlah akhir, karena Tuhan selalu memberikan kita kesempatan jika kita ingin merubah dan berjuang untuk keadaan yang lebih baik kedepannya. 
Begitupun dengan LDR lo Guys. LDR itu memang keadaan yang paling berat bagi dua insan yang sedang menjalin cinta. Bukan hanya soal rindu yang pasti akan sangat ganas menyerang hati dan perasaan kita, tetapi juga tentang semua hal yang oastinya akan menjadi sangat berat untuk dijalani.
Tapi, kalian ndak boleh menyerah, karena itu bukanlah akhir, Tuhan selalu memberi kita kesempatan untuk memperbaiki dan berjuang demi mengusahakan keadaan yang lebih baik untuk hubugan kita.
So buat kalian yang sedang berjuang demi cinta dan komitmen kalian, saya akan membagikan tips keren yang harus kalian perhatikan bila kalian ingin memperjuangkan hubungan kalian menghadapi ujian LDR ini. 
Tunggu Apa lagi, tararara, mari langsung saja. Gassblarrr!!


1. Membangun Komitmen yang Kuat

Dalam sebuah hubungan kita memang haruslah ada sabuah KOMITMEN yang jelas didalamnya. Komitmen ini yang akan selalu penguat bagi kita menghadapi segala godaan yang pasti akan datang silih berganti. Komitmen ini juga yang nantinya akan menjadi alasan kita bangkit dan berani memulai kembali saat kita terjatuh. 
Komitmen adalah satu pondasi terpenting dalam sebuah hubungan, so kalau hubungan tanpa sebuah komitmen yang pasti lupakan saja, karena itu bukan sebuah hubungan yang baik. Itu hanya sebuah permainan layaknya cinta monyet dikala kita masih SD dan baru mengenal cinta dulu. 
Mengapa komitmen ini penting dalam sebuah LDR? 
Heii guys! Jarak yang memisahkan kita dalam waktu yang cukup lama adalah sebuah hujan yang mampu mengikis sebuah batu yang terkeras sekalipun. Seberapa besarpun rasa sayang dan cinta kita terhadap pasangan kita atau juga sebaliknya, jika terlalu lama LDR perasaan dan hatinya pasti akan terkikis oleh keadaan. Jika hal ini terjadi maka bukan mustahil dengan godaan yang kecil saja, dengan manuver yang ringan saja, cinta yang selama ini digadang-gadang akan hilang dan tak terselamatkan.
Karenanya perlu kita tanyakan pada pasangan kita, bagaimana komitmen hubungan ini?
Suatu hari diawal tahun 1960, Seorang lelaki hendak meninggalkan kota yang telah membesarkannya dan memberikannya kekasih yang sangat cantik menuju sebuah pulau asing antah brantah sana. Dua hari sebelum kepergian pria itu, sang kekasih mengiriminya satu buah pertanyaan lewat sebuah surat yang dititipkan pada seorang teman.
Apa yang akan mas lakukan dengan hubungan kita?
Begitu bunyi pertanyaan itu dan dengan sangat yakin lelaki itu menjawab. 
"Aku akan melakukan yang terbaik untuk hubungan kita. Aku akan pergi merantau selama tiga tahun. Aku akan mempersiapkan segalanya untuk kehidupan kita dan  anak-anak kita kelak disana. Jika kau sabar, nantikan aku tiga thun saja. Tepat diakhir bulan Januari aku akan datang menikahimu, dan membawamu disebuah tempat yang indah"

Komitmen yang diberikan oleh seorang lelaki ini benar-benar membuat sang kekasih menunggu. Selama tiga tahun mereka hanya berkomunikasi lewat surat yang datang tiga bulan sekali. tetapi semuanya tak menjadi halangan, genap tiga tahun lelaki itu pulang menikahi kekasihnya dan membawanya pada tempat indah yang telah dipersiapkannya. mereka dikaruniai lima anak. saya salah satu diantaranya.
yah. begitulah jangan mau menunggu tanpa sesuatu yang dapat engkau jadikan pegangan. Jangan mau berjuang tanpa sebuah kepastian yang   bisa kau jadikan alasan.

2. Komunikasi yang Baik.

taken from : cintamela.com
Jarak yang memisahkan dan kesibukan yang sangat padat adalah sebuah momok yang harus kita kalahkan. Apapun tujuan kita berpisah jarak dengan kekasih kita, baik itu belajar, baik itu bekerja, baik itu kepentingan yang lain kita tidak boleh terkalahkan oleh kesibukan dan rutinitas kita. Berkirim kabar lewat apasaja yang kita bisa adalah sebuah keharusan. orang-orang yang lahir diepisode awal perkembangan tekhnologi pun mampu melewatinya dengan berkirim surat lewat pos atau mungkin hanya lewat do'a saja,hehehe. Tentu kita yang hidup dalam era pembaruan dan kemodernan harusnya mampu melewati ujian ini. BBM, FB, TWITTER, EMAIL, dan masih banyak lagi yang bisa kita gunakan untuk berkomunikasi dengan pasangan kita. 
Sampaikan kabarmu, tanyakan keadaannya, beritahu setiap jengkal perkembanganmu saat jauh darinya juga tanyakan hal yang sama dengannya. Karena komunikasi yang baik dapat mencegah prasangka dan segala godaan yang bisa datang kapan saja. 
Ciptakan komunikasi yang jujur, bila perlu komunikasi yang manis dan romantis. Saya masih isa menemui beberapa rayuan ayah yang dikirimkan lewat surat kepada ibuk. Tentu kita yang muda-mud gini tidak boleh ketinggalan. kirimkan lagu romantis lewat whatsup, kirimkan video yang manis lewat youtube, dan cara-cara lainnya. kamu harus membuatnya tetap merasa orang yang istimewa dalam hidupmu. membuatnya tetap merasa diprioritaskan dalam hidupmu. Jika kalian mampu melakukan itu, apapun yang terjadi pastilah semuanya akan tetap baik-baik saja.



3. Pengertian dan Sabar

Taken from : Google.pic

Ditempat yang baru dan dunia yang baru seseorang akan menemukan hal-hal baru yang akan menuntutnya untuk merubah segala kebiasaan dan rutinitasnya. Itulah yang dihadap pasangan kita atau kita saat kita berada ditempat yang baru. Kita akan dihadapkan dengan segala sesuatu yang baru, dan itu pasti akan sangat jauh berbeda dengan dunia kita sebelumnya.
Kalau biasanya sidia bisa memberikan 24 jam perhatiannya untuk kita, maka belum tentu didunia barunya sidia masih bisa melakukan hal yang sama.
Guru saya pernah bercerita, saat ia masih menuntut ilmu di Jepang dan meninggalkan istrinya di Indonesia satu hal yang menjadi sangat menyiksa adalah kesibukannya yang menuntutnya tanpa ampun. Dalam 2 jam beliau hanya bisa memegan gadgetya kurang dari 4 kali, tiga kali saat sebelum makan, dan satu kali saat bangu tidur. saat mau tidur? tidak ada moment untuk memegang HP saat mau tidur. karena kebanyakan beliau ketiduran dalam kelelahan saat tengah menyelesaikan tugas, dan hal-hal lainnya. oleh karenanya ia menjadi sangat jarang menghubungi istrinya dirumah. awalnya sang istri protes, tetap setelah dijelaskan segalanya dengan cinta sang istri akhirnya mau mengerti. 
Inilah yang akan kita hadapi saat LDR, maka mengertilah dengan keadaan sidia dalam dunia barunya. bersabarlah dengan segala ketidakenakan itu dan tetaplah teguh dalam komitmen cinta kalian agar kelak kalian bahagia merayakan cinta kalian dalam keadaan yang lebih baik.


Oke guys, rasanya cukup tiga hal saja dulu yang saya sampaikan, jika ada sesuatu yang ingi ditanyakan atau dibagikan silahkan meninggalkannya dikolom komentar. Trimakasih telah berkunjung.guys. 

sampai jumpa di artikel selanjutnya., 

No comments:

Post a Comment