Sunday, 7 February 2016

LAKUKAN 5 HAL SEDERHANA INI, DAN AYAH KALIAN AKAN SEMAKIN BANGGA DAN BAHAGIA MEMILIKI ANAK SEPERTI KALIAN


TAKEN FROM : GOOGLE PICTURE

LAKUKAN 5 HAL SEDERHANA INI, DAN AYAH KALIAN AKAN SEMAKIN BANGGA DAN BAHAGIA MEMILIKI ANAK SEPERTI KALIAN



Haiii... Lumayan lama ya ndak ketemu, semoga kalian tetep sehat dan bahagia selalu ya Guys. Semoga selalu mendapatkan yang terbaik untuk setiap usaha kalian. Semoga itu juga dalam hal cinta. #duhjleb

Tapi please ya cinta itu bukan hanya soal hubunganmu dengan sidia, tetapi lebih dari itu semua cinta juga tentang hubunganmu dengan kedua orangtuamu, saudaramu, guru dan semuanya. Cinta tak pernah ada batasan kepada siapa ia berlabuh, karena cinta itu universal men. #ciieh


Guys, ndak tapa. kali ini saya ingin sedikit cerita tentang perjalanan hidup My Dad.

"Tentang jalan Merantau yang dipilih my dad.  Yap, tentu saja, ayah saya adalah seorag perantauan. Dimulai dengan keputusannya untuk meninggalkan pulau jawa ditahun 1963 lalu memutuskan untuk berlabuh disebuah pulau yang kita kenal dengan Sumatra.

 Merantau dan berjuang sebatang kara tentu bukan awal yang mudah bagi seorang yang baru berusia 15 tahun . Tetapi My dad tetap tegar dengan jalan yang dipilihnya. My dad tetap sabar walau hanya menjadi buruh untuk juragan-juragan besar di Lampung.

Tetap sabar walaupun seringkali bayaran yang didapatkan tak sebanding dengan kerja keras yang telah dilakukan. Perjuangan itu tidak hanya sebentar, tetapi sangat panjang. Setelah lima tahun menjadi buruh, akhirnya My dad memberanikan diri untuk membuka lahan dihutan dengan bekal uang hasil buruh yang ditabung selama lima tahun itu.

Perjuangan yang panjang, hingga akhirnya My dad berhasil menata hidupnya disumatra, menemukan bidadari cantiknya disana, dan akhirnya melahirkan Me, and my four Brother. My dad benar-benar memulai semuanya dari nol, hingga bisa menjadi seperti saat ini. sosok ayah yang sangat membanggakan bagi kami para anaknya"

Guys, kenapa saya menceritakan tentang perjalanan hidup ayah saya?
karena jujur saya prihatin dengan kenyataan yang ada didepan mata hari ini. Terlalu banyak ayah-ayah super yang akhirnya dilupakan oleh anaknya sendiri. Terlalu banyak Ayah-ayah yang sangat baik akhirnya justru tidak diakui. Banyak banget ayah-ayah yang akhirnya hanya dijadikan musuh oleh anaknya sendiri.

Semoga anda-anda tidak termasuk ya Guys.. Yang jelas postingan ini lahir karena keprihatinan dan cinta saya pada ayah-ayah di Indonesia ini.

Tetapi tenang karena saya percaya bahwa kalian semua adalah anak-anak yang baik dan berbakti, Guys.
Dan sebagai wujud apresiasi saya terhadap anda yang sudah mau mampir dan membaca, cuhatan saya ini. Saya akan membagikan 5 cara ampuh membuat Ayah kalian semakin bahagia dan bangga terhadap anda. tanpa lama langsung saja.

1. PELAJARI SEJARAH HIDUPNYA


Lelaki itu adalah lelaki yang dibesarkan kerasnya kehidupan. Lelaki itu adalah lelaki yang telah lama berjuang untuk keluargannya. Perjuangan itu terkadang membuatnya sedikit tertekan, dan karena tekanan itu menjadikannya jauh lebih pendiam. Itulah mengapa ayah selalu lebih pediam dari ibu.

Dari banyak study kasus yang saya lakukan penyebabnya adalah karena sang ayah memiliki banyak persoalan yang ia simppan sendiri dan menghabiskan waktunya untuk memikirkan bagaimana cara menyelesaikannya.

Nah, karena alasan itulah, satu hal yang harus dilakukan seorang anak adalah menguatkan sang ayah dengan mengajaknya bicara. dan satu-satunya cara membuat ayah kita merasa menjadi orang yang lebih kuat, adalah dengan kita memintanya untuk menceritakan perjalanan hidupnya sewaktu lebih muda.

Itulah yang saya lakukan ketika ayah saya sedang sendiri dan berdiam diri didepan teras, saya akan datangi ayah lalu mendekat dan katakan.

"Pak, dulu pertama kali ke Lampung tahun berapa?"

beliau akan langsung bercerita, cerita yang heroik itu secara sendiri akan mensugesti ayah saya bahwa sebenarnya dia adalah lelaki yang sangat kuat, tegar dan sabar. Perjuangan yang panjang yang telah membawanya sampai pada titik ini.

Setelah bercerita ayah pasti akan mengakhiri dengan satu kata bijak, dan satu yang selalu saya ingat adalah. "Life is hard, and you should be stronger than life"

Berjuanglah untuk cita-citamu je, harus lebih baik dari Bapak.

Seorang ayah akan merasa dicintai dan dihargai ooleh seorang anak, bukan dengan update statuse dan pm, tetapi dengan kita mendalami bagaimana kisah kehidupannya sebagai seorang ayah.

2. Memberikan Remote


Ada satu ruang yang selalu saya rindukan dirumah, dan itu adalah ruang Keluarga. Ruang yang membuat saya, ibu, ayah dan kakak2 saya merasa saling memiliki dan saling membutuhkan. Tempat kami mengobrol berdiskusi dan menghilangkan lelah bersama. 

Tapi sayang terkadang, ruang tv justru menjadi tempat pembunuhan bagi ayah-ayah kita. Kita yang memaksa ayah-ayah kita untuk menonton tayangan televisi yang tidak beliau sukai. Bahkan terkadang ibu kita juga ikut memaksa beliau untuk menonton sinetron dan tanpa ampun menyiksanya setiap saat kebersamaan.

Pernahkah kita bertanya.  "Siapa orang yang paling lelah dikeluarga ini?"

Ayah kan?

Thats right. Sebenarnya saat itu yang membutuhkan hiburan sebenarnya adalah ayah kita. bukan kita atau ibu kita, karena yakin kalian dan ibu kalian biasa menonton tv diwaktu-waktu yang lain.

Maka kebiasaan kami dikeluarga adalah memberikan remote pada ayah. Ayah yang akan memilih chane apa beliau ingin menonton, terkadang sepakbola, terkadang berita, dan terkadang sitkom. kami hanya menikmati kebersamaan dengan kehadirannya, ibu memilih menemani dan bercanda bersama kami, dan terkadang setengah waktu ibu akan mennawarkan, "mau makan nasi goreng?"

Kebersamaan kami di ruang televisi adalah pemahaman kami tentang siapa yang lebih pantas diprioritaskan dan siapa yang harus memprioritaskan. coba hal ini dan pasti ayahmu akan terkejut dengan kesadaran kalian.


3. MEMIJIT



Ayah saya adalah seorang petani gunung, Hampir semua ladang kami berada dilereng pegunungan, dan dengan jalur akses yang sangat sulit. Ayah saya akan berangkat mendaki bukit itu setelah kami semua berpamitan untuk sekolah, lalu akan kembali setelah adzan ashar berkumandang. Bahkan terkadang sampai menjelang maghrib.

Tubuhnya selalu remuk dan ototnya tegang tak karuan, itu pasti. Dan sudah bisa ditebak yang ayah butuhkan saat itu adalah perhatian dari anak-anaknya, maka kkami akan bergantian menawarkan diri untuk memijatnya.

sederhana, tapi ayah selalu suka. Dan saat kami memijitnya biasanya ayah akan bercerita tentang keadaan ladang seperti apa, juga bertanya bagaimana sekolah dan cita-cita kami. Ayah akan selalu optimis bisa menyekolahkan kami sampai jenjang tertinggi sekalipun. dan kami sering kali terharu dan berakhir dengan memeluknya.

Guys, setiap ayah memiliki dunia mereka sendiri sebagia seorang ayah. bisa jadi ayah anda tak butuh pijitan, tetapi percayalah ayah anda membutuhkan sesuatu perhatian yang lain dari kalian, so mulailah belajar menyelidiki sebenarnya apa yang ayah kalian butuhkan.

4. Prestasi Akademik


Bagaimanapun seorang ayah selalu memiliki mimpi sederhana yang harus kalian pahami. Ayah kita selalu ingin anaknya jauh lebih baik dari dirinya. Dalam hal apapun itu, maka mulailah membuat orang tua, ayah kalian bangga dengan pencapaian kalian. boleh menjadi juara kelas, boleh menjadi juara lomba dan juga boleh menjadi juara dan prestasi-prestasi lainnya. good luck

5. Mengenalkannya pada Teman-teman.



I love my dad, whatever they said about my dad. I proud of my dad all the time, all the side and everything in himself. 

Tak peduli seperti apa orang menilai ayah saya, saya selalu bangga dengannya. Saya bangga dengan pekerjaan ayah saya, saya bangga dengan namanya, saya bangga dengan penampilannya, dan tentu saja saya bangga dengan nya disetiap sudut. 

Kebanggaan itu saya bawa kemanapun, saya akan mengenalkan ayah saya kepada setiap teman-teman saya. bercerita tentang my dad dan menggambarkannya dengan pasti. Saya ingin membalas kebanggan ayah yang telah membuatnya tanpa malu menceritakan tentang saya kepada teman-temannya, saya ingin melakukan hal yang sama. 

Saya tak mungkin malu dengan keadaan ayah saya, kepada siapapun. Saya ingin menghargai dan menunjukkan kebanggan saya terhadap my dad kepada siapapun. 


Guys... Ayah kita akan selalu menjadi ayah yang sederhana dan menyayangi kita, apapun yang telah kita lakukan padanya. so, berhentilah menutup-nutupi diri dari background keluarga dan orang tua kalian. Banggalah kepada orang tua kalian bagaimanapun keadaan orang tua kalian. karena kebanggaan orang tua lahir karena penghargaan yang tinggi dari anak-anaknya.

terimakasih telah berkunjung dan mendengarkan curahan hati saya////
jangan lupa berbagi dan berdiskusi disini ya..

see you guys.. byeeeeeee 

Tuesday, 2 February 2016

NIKAH DULU? VS MAPAN DULU? (Mana yang lebih baik, menikah dulu atau mapan dulu)
















HUjan....
Febuari memang selalu membawa kenangan indah bersama tetesan hujannya yang selalu tercurah ya guys. Semoga musim hujan gini kalian tetap sehat dan bahagia pastinya. Ndak perlu lagi galau sampai over, sudah saatnya kalian bangkit dan berjuang untuk masa depan kaliah. #diarsuper

Guys. Tidak terasa ya, tahun demi tahun telah berganti, berganti-ganti seragam dan melewati beberapa masa transisi yang akhirya menempatkan kita pada satu keadaan yang dulu kita sangat impikan. yeah, Menjadi orag DEWASA

Jeah, iya kan kita dulu sewaktu kecil selalu ingin cepat menjadi orang dewasa, karena kita selalu berpikir bahwa menjadi orang dewasa itu enak. Bisa melakukan apasaja semaunya, tanpa ada yang melarang dan mencegahnya.

Tetapi sekarang saat kita sudah menjadi dewasa, ternyata pemikiran kita sewaktu kecil dulu banyak yang salah ya? Paling endak tentang orag dewasa ini. Ternyata ,enjadi orang dewasa itu justru sangat menyebalkan ya, segala sesuatunya harus penuh pertimbangan. Semuanya harus butuh perhitungan ini itu, terikat dengan pertauran dan segala sesuatu yang rumit lainnya.

Iya kan guys??

menjadi dewasa itu artinya menjadi ribet, peuh pertimbangan dan tanggung jawab. iya kan.
sebagai contohnya masalah ini, nih, MENIKAH?


taken from : Google picture


"WHAT?" "MENIKAH?" "kayanya saya dah salah ngambil contoh deh, boleh ganti?" *hahaha

"IIIIS..APAAN NDAK BOLEH!!!!!"

"Duh, susah ini!!"

Tapi emang bener sih, menjadi dewasa itu menjadi orang yag ribet dan penuh pertimbangan. Kaya NIKAH contohnya. Kalau dulu waktu masih kecil, nikah itukan simpel banget, panggil temen, nyari kembang, jadi deh nikah-nikahan hahahah!
tapi saat kita dewasa nih, nikah itu sesuatu yang ribet lo guys.. sama sapa? hari apa? gaun apa? dimana? dan yang paling sering itu begini pertimbangannya, NIKAH DULU atawa MAPAN DULU?

"what! what are you talking abut?" "Punya pasangan aja belum, dah ngomongin nikah aja!!!"

"iiiss, sabar mblo. ini cuma buat pertimbangan aja, baiknya itu nikah dulu apa mapan dulu. kamu juga boleh baca mblo, buat bahan refferensi kamu.. yang penting jangan baper..hahaha"

iya kan, permasalahan sesederhana ini jadi rumit kan? NIKAH DULU VS MAPAN DULU?

"Kamu pilih yang mana, guys?"

"Bingung juga kan?"

iya kan, nah karena kebingunan itulah saya menulis ini. dan tentu saja, I am Mr Solution. hahaha.


Begini, Emang kenapa sih kita harus mempertimbangakan dua hal ini dan seakan akan kedua hal ini emang bener-bener sangat penting?

Begini guys, nyatanya memang semakin dewasa kita semakin kita dituntut untuk lebih bijak dan penuh pertimbangan. Semakin dewasa kita semakin kita harus berhati-hati dalam melangkah, tenang dalam memutuskan dan sabar menghadapi masalah.

Lalu apa hubungannya dengan menikah?

Menikah itukan sesuatu yang sakral dan keputusan kita yang harus kita jalani dengan sebuah komitmen. makanya sebelum memutuskan untuk menikah kita juga harus memikirkan dulu, sebaiknya menikah dulu atau mapan dulu.

1. ANDA MEMILIH MENIKAH DULU.

taken from : Google.picture


 Alasan anda pasti kurang lebih seperti ini.
  • bisa berjuang dari nol bersama-sama
  • menghindari kemungkinan yang tidak-tidak.
  • agar tidak terlalu tua saat anak-anak kita dewasa
  • takut kehilangan 
  • dituntut orang tua
  • atau sebagainya kan.

2. ANDA MEMILIH MAPAN DULU


taken from : Google.picture

Alasan anda pasti kurang lebih seperti ini.
  • Biar lebih enak kehidupan setelah menikah
  • masa depan anak-anak lebih terjamin
  • jodoh yang semakin berkualitas
  • membahagiakan orang tua dulu
  • agar menjadi pasangan yang berkelas untuk sidia
ya, kurang lebih seperti itu lah alasan seseorang memilih yang mana. 


Tetapi kalau boleh berbagi, buat saya dua-duanya bisa jadi adalah benar. kalian boleh pilih salah satu. Menikah dulu atau mapan dulu itu sama saja. seseorang yang benar-benar mencintaimu tidak akan mempermasalahkan keadaanmu, dia akan menerima dirimu apa adanya. Dia akan tetap bersedia berjuang bersamamu apapun keadaanya. Tetap akan menerimamu apapun yang akan kau berikan padanya. Tetapi kalian juga tidak boleh melupakan, bahwa menikah itu bukan hanya sekedar memilih  dua pilihan itu, tetapi jauh pada kesiapanmu. 

Jika kamu benar-benar memilih untuk menikah dulu, ya itu artinya kamu harus bener-bener siap menghadapi kenyataan didepan bersama dia. jangan sampai menyesal. karena pasti lebih dari apa yang kalian pikirkan. persiapkan diri baik baik aja.

Jika kamu memilih untuk mapan dulu, ya itu artinya kalian juga harus siap. paling tidak siap untuk ditinggal nikah orag yang selama ini menjadi idaman kalian. Siap lebih lama menahan diri, siap untuk lebih lama berjuang seorang diri dan siap untuk menghadapi pertanyaan kapan nikah oleh semua orang.. hahahaha


Akhirnya guys. semua keputusan itu kembali pada kalian masing-masing. Rumah tangga macam apa yang kalian inginkan, sejauh mana kesiapan kalian, dan bagaimana keadaan keluarga kalian dengan pilihan kalian. setelah itu barulah kalian boleh memilih, nikah dulu atau mapan dulu..


Ye, kurang lebih begitu kan. 

Semakin kalian dewasa harus semakin bijak memutuskan. hahaha

ye,, terimakasih telah berkunjung, jangan bosan untuk membaca tulisan saya yang lainnya. Dan pastinya jangan lupa, tinggalkan komentar dan share jika ini menginspirasi. hehe

dadadayyaydaydyyyadyydaydayaydayay