“It happens to everyone as they grow up. You find out who you are and what you want, and then you realize that people you've known forever don't see things the way you do. So you keep the wonderful memories, but find yourself moving on.” Nicholas Sparks
Selamat pagi, guys,sehat selalu ya?.
Oke kali ini kita ketemu lagi untuk sharing dan cerita bareng tentang persoalan dan pernak-pernik sebuah hubungan. Ciiee hubungan? Ciee perasaan lagi nih....?hehehe iya aja deh biar enak.
Oke guys, tulisan ini berawal dari sebuah accident yang terjadi dalam hidup saya, sedikit pahit si tapi harus tetep tegar karena pasti ada hikmahnya. Yeah. #perih
Yah, accident itu akhirnya benar-benar membuat saya merasakan yang namanya patah hati dan kecewa. Tetapi itu tidak lama, karena sekarang i am breathing fine, hehehe. Banyak yang bertanya kenapa saya bisa cepet banget bangkit menghadapi masa sulit itu. Gimana caranya bangkit dari patah hati....?
Awalnya saya pikir pertanyaan ini pertanyaan yang konyol, karena saya yakin semua orang pasti bisa bangkit dari segala jenis keterpurukan mereka. Tapi ternyata salah, karena ternyata banyak sekali yang tidak berhasil bangkit dari keterpurukan itu sehingga mereka menderita dan tidak produktif dalam waktu yang lama.
Nah,, karena itulah saya pikir perlu juga menuliskan dan membagikannya, gimana sih caranya bangkit dari keterpurukan hati ini.? Supaya banyak dibaca dan bisa banyak membantu temen-temen yang mengalami kesulitan seperti ini.
Oke, langsung saja deh, ndak usah lama-lama keburu overdosis entar,, hehehe.
1. Kesadaran logika Jodoh.
Gini lo guys, kita itu mungkin saja pilih kan? Anggap saja dia yang telah lalu itu adalah seseorang yang kurang baik untuk kita. Sehingga kehadirannya dalam hidup kita tidak diperkenankan oleh Tuhan. Karena Tuhan akan mengabulkan do'a-do'a kita, Tuhan ingin memberikan yang terbaik untuk kita dan tentunya dengan cara yang terbaik dari sisiNYA. So santai saja, terima saja apapun ketentuan Tuhan dalam hidup kita, pasti akan indah pada waktunya,,, percaya deh..!!
2. Life must go on.
Guys, saya pernah mencintai dengan cinta yang teramat dalam. Bahkan saya telah merencanakan mengakhiri kesendirianku dengan sidia, cincin yang melingkar di kedua tangan kami adalah bukti yang nyata untuk keseriusan itu. Tetapi Tuhan berkata lain untuk rencana itu, dengan sebuah accident yang sangat mengenaskan kami akhirnya mengakhiri hubungan itu. Kecewa yang sangat dalam, hati yang hancur berkeping-keping berserakan bahkan sempat berpikir bahwa semuanya mustahil untuk diselamatkan. Sampai akhirnya ada yang menasehati saya.
"Come on my bro, life must go on.!!"
Begitu yang dia katakan pada saya, dan pada awalnya sulit untuk menerima kata-kata ini. Tetapi setelah dipikir kata-kata ini bener sepenuhnya.
Apapun yang terjadi, orang-orang boleh saja datang dan pergi dalam hidup kita, tetapi kita harus tetap menjadi penentu dalam kehidupan kita sendiri. Demi mereka yang masih mencintai kita, yang selalu mendukung kita, demi semua orang yang menantikan kita untuk hadir dan berbagi dengan mereka, demi semuanya kita harus tetap berjuang untuk melanjutkanhidup.
Seberapapun besar rasa cinta yang pernah kita berikan pada dia yang telah pergi tak akan lebih besar dari cinta mereka yang tetap tinggal dan mendukung kita. Demi orang tua, demi sahabat, demi teman, dan demi cita-cita kita, kita harus bangkit dan melanjutkan hidup.
Yapsz, sebenernya hanya dua itu saja yang saya miliki untuk bangkit dari kesakitan itu tidak lebih dari satu minggu saja. Bukan berarti karena tidak benar-benar mencintai dia yang pergi itu, tetapi itu artinya saya lebih mencinta dia yang akan datang kelak sebagai penggantinya kelak.
Terimakasih sudah berkunjung, jangan lupa tinggalkan pesan dan komentar dikolom komentar. TERIMAKASIH ....



No comments:
Post a Comment